Cari tahu asal - usul nama cianjur

2/14/2017 06:45:00 PM

Cari tahu asal - usul nama cianjur

Cianjur merupakan suatu kota yang berada diantara / perlintasan antara Bandung - Sukabumi. Kota Cianjur ini memiliki sejarah yang cukup unik, meskipun banyak cerita yang berbeda - beda tentang sejarah atau asal usul nama cianjur ini, karena banya juga referensi, mulai dari buku sejarah nama cianjur, ataupun dari cerita orang tua jaman dulu yang sampai pada orang tua kita, yang kemudian diceritakan kembali kepada kita,  nah disini saya akan berikan sebuah referensi tentang asal - usul nama cianjur, 

asal mula nama cianjurBanyak cerita yang beredar tentang asal usul nama kota Cianjur ini, mukai dari buku bacaan anak, buku sejarah cianjur, dan lainya. Nah disini saya akan sedikit ceritakan tentang asal - usul nama kota cianjur menurut orang tua saya yang mereka ceritakan kepada saya.
Konon katanya nama Cianjur ini diambil dari cerita atau kisah seorang Keluarga kaya raya yang tinggal di kota kecil, Kekayaanya meliputi sawah, ladang, ternak dan banyak lagi, namun sayangnya orang kaya ysng memiliki seorang anak ini termasuk orang yang kikir ( orang sunda bilangnya koret ), karena kekikiranya itu hampir semua masyarakat menyebutnya Si-kikir ( si-koret).

Meskipun dia kikir tapi dia memiliki anak yang sangat dermawah berbeda dengan ayahnya, dari kedermawanannya itu masyarakatpun sangat menyukainya. Sering kali anak tersebut memberikan makanan ( sedekah dan jakat ) kepada masyarakat disekitarnya tanpa sepengetahuan ayahnya. Selain dermawan ana tersebut pandai bertan dan berladang, dengan kepandaianya tersebut, seringkali warga dia ajarkan bagaimana cara mengolah pertanian dan hal lainya.

Pada suatu ketika Si kikir tersebut bermimpi, dan dalam mimpinya tersebut datang seorang laki - laki, dan laki -laki tersebut berbicara kepadanya " jika ingin hasil ladangnya melimpah, maka dia harus mengadakan suatu syukuran dan memberikan makanan kepada masyarakat disekitarnya, jika tidak dilaksnakan maka hasil ladang atau panenya akan gagal ", setelah dia bangun dan dia merasa cemas dengan mimpinya tersebut, akhirnya si kikir tersebut melakukan suatu upacara / acara syukuran dan mengundan semua masyarakat disekitarnya untuk datang ke acara syukuran tersebut.

Mendengar undangan untuk acara syukuran semua masyarakat di kampung tersebut datang kerumahnya dengan rasa gembira dan banyak masyarakat berasumsi bahwa si kikir tersebut sudah berubah dan mau berbagi dengan warganya. Namun setelah warga sampai ke rumah si kikir tersebut, semua asumsi tersebut berubah seperti semula, karena ternyata si kikir tersebut mengundang semua warganya untuk datang kerumahnya bukan karena ingin bersyukur dan berbagi atas apa yang didapatnya, melainkan karena mimpi yang di alaminya,  makanan yang disajikanyapun jauh dari kata layak bagi seorang yang kaya raya seperti dia, bahkan sampai banyak warga yang tidak mendapatkan makanan karena makanan yang di sajikan hanya sedikit. Sesaat setelah itu datang seorang nenek tua yang membawa sebuah tongkat , kemudian nenek tersebut meminta makanan kepada si kikir tersebut, tetapi bukanya makanan yang didapat malah caci dan maki yang didapat si nenek tersebut, sampai - sampai nenek tersebut menangis, melihat kejadian tersebut anaknya si kikir tersebut mengambik makanan dan menghampiri si nenek tersebut, kemudian memberikan makananya kepada nenek tersebut sambil memohon maaf atas perkataan dan perlakuan ayahnya terhadap nenek tersebut, nenek tersebut merasa senang dengan perlakuan anak tersebut meskipun perlakuan ayahnya sangat menyakiti hatinya, nenek tersebutpun kemudian pergi. Akan tetapi nenek tersebut masih merasa sakit hati terhadap sikikir yang telah menyakiti hatinya.

Karena rasa sakit hatinya tersebut si nenek pun naik ke sebuah bukit dimana dari bukit tersebut terlihat jelas rumah sikikir, kemudian nenek tersebut memohon kepada Tuhan agar sikikir tersebut mendapatkan balasan atas apa yang dilakukan sikikir terhadapnya, kemudian nenek tersebut menancapan tongkatnya kedalam tanah, dan keajaibanpun datang, setelah tongkat tersebut dicabut keluarlah air yang begitu deras dari tanah tersebut yang mengalir tepat ke keperkampungan tersebut. 

Melihat air yang begitu deras dari arah bukit, semua warga termasuk anak si kikir pun lari dan berlindung ke tempat yang lebih tinggi, akan tetapi si kikir malah masuk kedalam ruumah dan sibuk menyelamatkan harta bendanya, karena air tersebut terus keluar akhirnya kampung tersebutpun tenggelam dan sikikir pun mati didalam rumahnya tersebut.

Beberapa waktu kemudian setelah suasana kembali normal, anak si kikir yang dermawan tersebut membenahi kembali perkampungan tersebut dan rumah warga yang hancur dibangun kembali menggunakan harta peninggalan ayahnya, kemudian anak tersebut mengajarkan kembali cara - cara untuk bertani dan berladang dan berbagai anjuran lainya yang diberikan kepada warga, warga pun mengikuti anjuran - anjuran yang diberikan anak tersebut, sebagi penghormatan dan penghargaan untuk anak tersebut kemudian tempat diberi nama desa anjuran, yang lama kelamaan menjadi nama cianjuran dan kini nama tersebut berganti menjadi Cianjur.

tags :

 


Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔